Oy Botak, Minggir!

Hari berlangsung cukup normal, ya setidaknya untuk saat ini. soalnya baru beberapa hari ngampus, so belum banyak kesibukan bermunculan.

Seminggu ngampus tentu gua sudah ketemu seluruh dosen yang akan mengajar untuk satu semester kedepan.

Berbagai macam tipe dosen yang kami temui setelah seminggu belakangan ini, mulai dari yang ngomongnya buat dia dan barisan duduk depan,  yang demen kami bikin suasana kuburan, yang senang hiburan, yang senyum manis tapi serem, beragam deh.

Oy Botak
comot dari google

Seperti biasa setiap pengajar menjelaskan tentu ada momen sang pengajar nulis di papan tulis. Dengan kondisi gua duduk yang di rada belakang-efek telat datang bentar-jadi rada ga keliatan pengajar itu nulis apa. 

Dengan kepala belok kesana kemari layaknya mengelak lintasan peluru perang dunia dua. guapun ngomong ke orang depan supaya rada minggir. Gua salin tulisannya, Gua salin semampu gua, tapi yang gua heran kemana barang yang gua salin itu sekarang.

Alhasil gua pun terhalang dengan kilauan cahaya dewa dari kepala licin bin kinclong alias botak yang pada momen itu nutupin papan tulis.

Kami pun terkesima dengan pancaran sinarnya, pantulan sempurna bak prisma dilalui cahaya yang menghasilkan pelangi. Untuk beberapa detik kami terdiam dan gua pun memutuskan setelah melakukan pertimbangan dari waktu istirahat ditambah jumlah tulisan yang belum disalin akan membuat masalah, sebab kantin bakalan ramai kalau gua telat dikit aja. 

Dengan nafas dalam dan suara yang gua atur sedemikian rupa, gua pun teriak dengan gaya naruto ngomong ke gaara yang diatas gunung batu.

"Oy Botak!, Minggir!", itu yang sebenarnya ada dipikiran gua, tapi yang keluar lebih sopan "Pak, tolong geser pak, ga nampak." sambil senyum cengesan, bapak itu noleh dengan mata sinis, dan bergeser. 

Dalam hati gua "Selamat, ga jadi dapat F", kalau beneran gua bilang itu nilai F di pelajaran itu plus SP bakal melayang ke orang tua gua.

Alhasil gua pun terima nasib buat ngantri dikantin dan mesti ngantri lagi buat duduk di kantin, kampret dah.

Comments

Postingan yang Lain

Hampa

Profesionalitas dengan Domain TLD