Gua Masuk Kampus

"Wah!", itu doang kata yang bisa gua ucapkan setelah dua setengah tahun  SMK, ya kenapa gua bilang 2 setengah tahun? karena memang segitu lama belajar di sekolah menengah atas atau sederajat pada umumnya. Ga percaya? coba aja hitung, ya kira kira segitu deh.

Bulan April kami UN dengan berbagai problematika mulai dari rusaknya server, pengulangan soal listening yang cuma dua kali, soal yang belum dipelajari sebelumnya, sampai menggambar skema sebuah drama iklan sikat gigi yang erotis.

Buat informasi kami UN pakai komputer, so kami ga perlu bawa kertas, papan ujian, pensil dan sebangsanya, yang kami perlu cuma bawa badan yang cukup wangi dan beberapa ilmu yang ga semuanya kami ingat sekarang.

pemanis postingan
comot dari google.com

Kelar UN semuanya sudah kelar gitu?

Ya iyalah dah kelar, secara gua dah daftar universitas sebelum UN, jadi bisnis gue untuk ngurus masa depan sudah kelar.

Dengan kelarnya urusan gua buat ngurus kuliah, gua akhirnya melalui liburan paling nikmat sekaligus menyiksaćƒ¼ libur setelah UN. Disini lu bakal berada diposisi paling kere, kenapa kere? sebab perputaran ekonomi seorang siswa hanya berasal dari pemasukan keluarga, jadi setelah lu kelar sekolah, ya uang jajan lu dipotong, nasib baik bukan otong yang dipotong. Orangtua gua sih bukan jetset ya perlakuan seperti ini memang diperlukan.

Tiga bulan yang membosankan terlewati dan sebuah "Wah!" lagi muncul saat gua masuk kampus, kenapa? kali ini "Wah!" -nya itu ga seheboh yang kalian pikirkan, itu cuma "wah" biasa doang yang gua beri tanda seru ! biar makin heboh, taulah kalian gimana gimmick itu, paham paham aja lah.

Supaya kalian tau, ada ritual yang biasa gua jalani ditempat baru yang gua kunjungi, ga tau kenapa hal ini terjadi terus menerus dengan hasil sama, yaitu boker ditempat baru, kalian tau boker? buat kalian yang lemah sebutnya BAB karena gua orang kuat jadi sebutnya boker. Nah dalam ritual boker pasti bakal ada insting gua bakal balik lagi ketempat ini atau tidak, ga tau kenapa persepsi sekilas itu muncul.

Dan akhirnya gua kembali lagi di kampus yang pernah gua isi septic tanknya untuk mengisi lagi di empat tahun kedepan.

Sebelum 'ngampus' kalian pasti tau apa ritual yang paling citen setiap semester ganjil awal perkuliahan? Ospek.

Nah ospek yang gua alami ini mungkin sama dengan universitas lainnya, yang mewajibkan untuk pakai baju part time atau cari kerja, alias baju putih celana hitam sakral.

Dengan pakaian part time itu kami 'ngampus' untuk orientasi selama semiganggu dah gua ga ngerasa ada yang wah selama ospek itu berlangsung, ya setidaknya ada kating-kating cantik yang memberi kenyamanan dipadang kebosanan. 

Rada kasihan juga sih liat panpel teriak-teriak buat rapikan barisan maba tersayangnya, mau gimana lagi yekan? udah kewajiban.

gua ngomongin kating, panpel, maba, lu tau ga artinya? engga? makanya kuliah.



Comments

Postingan yang Lain

Hampa

Profesionalitas dengan Domain TLD

Oy Botak, Minggir!