Child Recruitment During Armed Conflict

Militant armies are the most important part to sustain from a war, most of them are adult with range from 18 to 35 years old. Being an army is not easy even for the trained person, they have to be prepare themselves from their inner heart. There are so much stress will happen from the beginning join the army until they retired. The retired army that ever experienced war before most likely have PTSD. 

PTSD is Post Traumatic Stress Disorder, the symptoms may include nightmares or flashbacks, avoidance of situation that bring back the trauma, heightened reactivity to stimuli, anxiety or depressed mood. This stress usually happen when they experienced a serious life threatens like they will die on that day. So when they're get retired most of the retirees will experiences it. 
Child Army
Child Army

Then, Can you imagine a kid suffers this stress? Being shadowed by death everyday? How can they survived? How will they lived for the next day? 

Recruiting a child to reinforce the army's strength is one of the part of child abuse, even thought they or those kids that recruited enjoy it.  

Invitation for recruitment will reach its peak when the militant adult having a bad times and they need reinforcement for their military flees as soon as possible.

As a person that never experienced or having a war, i think they have to stop this abuse and set the kids free to the shelter. Most of the kids forced to became a soldier at their young age by millitant.

Where is the parent's role on this case? 

Their parent allowed cause they're involved either directly or not. That makes them have to accept the militant recruitment for their child, because they have considered their present situation, and how they will survived for the next day or the next 12 hours or the next 3 hours. That's  why they gave their child especially their son. 

We know that child is the future for the family and the country, they will replace our place in future to lead and run the country, so if most of them died during the conflict ? Who will do that job ? old man can do that anymore, they even can't see a word clearly. So if  military child recruitment increased, the chances for the country to survive in future will decrease significantly, because the absence of the future generations. 

Author not saying that he's support the war, but this recruitment has to stop. The militant has to strengthen their forces, so they're not using child for reinforcement anymore. The other option is they have to train the kids before involve to the war, to increase the likelihood of survival during war.

The most important things are never let your child to join the military before they reach the proper age, and most importantly they have to stop this conflict. This conflict cause so much problem from economy, resources, and environment sides.
Read more

The Importance of Car Insurance

Imagine this condition, 

Your financial reach the lowest level, you can't do anything about it and the only things you can pay is the priority one, like house rent, foods, electricitu, water and gasoline. On this situation what will you do if you get unwanted accident? you don't have any money left to pay the damaged property, repair your car, and medical expenses for your self. That calculation only applies if you're the only one involved, what if there are more people involved on the accident? Your expenditure for the damaged property, car repairmen and medical expense will increase double, triple, even more.
Happy Family with Car Insurance
Happy Family with Car Insurance

Having a car insurance is not a bad idea, they ensure a safe future, with the right level of cover. they provide financial protection when your vehicle being damage. They also guarantee the driver, passengers, pedestrians, and property involved under their protection, which means that anytime you have an unwanted accident, everything involved on the accident will be covered the insurance provider. So when accidents happen, insurance reassure you that you're covered financially. 

Unlike you deliberately crash your car and earn money, they provide it for emergency situation and very unwelcome. If you try to do a fake accident, and they know about it, you will be responsible for the fraud and you will be behind bars for the fake claim.

Why is can insurance necessary?

As i said before, having a car insurance is important because it covers your costs in cash of vehicle damage, drivers, passengers and pedestrians injuries. All motorist are advised to have insurance by the Highway Traffic Act in 1988. Insurance not only provides medical expenses but also provides financial support for stolen cars, damaged cars, and burnt car.

What if i'm no insured?

Uninsured driving is very risky act, in some countries, it's illegal to drive without insurance. they would have fine and disqualify the driver with no insurance. Some countries are currently reviewing penalties for uninsured drivers who kill or get involved in accident.

So, although you're the victim of the accident while you're driving your car, you may fine and disqualify your license for unknown period, if you have no insurance.

Which insurance company should i choose?

i recommend some of those insurance company for you, here they are :

Zurich Insurance Group

Zuriich Insurance group is one of the leading insurance providers services that serves in local and global market share. Having support from approximately 55,000 employees, this company provide a complete services and various insurance products. 
The company objective is helping communities to mitigate natural disaster effect, responsible on financial asset investment, and helping to ensure a responsible and sustainable business practices.

You can reach them here : Zurich Insurance Group

Bess Central Insurance

Next is Bess Central Insurance, this company is one of the best insurance companies in the world which is managed by professionals who are highly practically skilled and experienced on their field.
The company motto "Everything;s gonna be okay" and they also committed and high integrity. The company also provides guarantee for its insured by offering some products which are very secure and provide a safe feeling for all clients and colleagues.
You can reach them here : Bess Central Insurance


Okay, we're reaching the bottom post. 

The conclusion is having a insurance is the best idea for the better life, as i said before they provide safe feeling in case of accident happen. Choose the best insurance for yourself, your choices affects the future.

Read more

Memahami Eksistensi Diri

Pernahkah kamu mendengar kalimat ini? 

"Cogito Ergo Sum"


Mungkin sebagian dari kita pernah mendengarnya, tapi ada juga yang belum atau baru kali ini membacanya dari blogku atau memang jarang ada orang yang mengucapkannya.


René Descartes, seorang filsuf Perancis yang mengemukakan ungkapan itu, "Cogito Ergo Sum" bermakna "Aku berfikir, maka aku ada". 

Eksistensi Diri
Eksistensi Diri

Berbicara eksistensi diri merupakan hal yang sangat berat, dalam dan rumit, tapi disini ga akan serumit itu dan ga bakal ku bahas ribet untuk masalah eksistensi diri.


Renungkan kalimat ini, "Perlukah eksistensi kita disini? untuk keluarga? untuk teman? untuk masyarakat? bahkan untuk dunia?".

Mempertanyakan eksistensi diri atau keberadaan diri kepada diri kita sendiri itu penting, sebab itu akan menolong untuk menentukan langkah kedepannya apa dan bagaimana.


Menyadari keberadaan diri disuatu lingkungan dapat membantu proses perkembangan diri, khususnya bagi remaja yang selalu mencari bagaimana ia harus berlaku atau bertindak. salah langkah dalam menentukkan peran dalam lingkungan dapat menyesatkan atau merugikan pribadi itu sendiri bahkan orang lain. 

Pernyataan terhadap kualitas diri dapat meningkatkan keberadaan dilingkungan, seperti memiliki sifat kepemimpinan, pandai berbicara, supel atau mudah bergaul bukan digauli, hal yang seperti ini membantu untuk menentukan peran kita dalam berinteraksi.


Tak semua orang punya sifat kepemimpinan, tak semua orang pandai bicara, tak semua orang mudah bergaul, lalu bagaimana bila orang itu tak punya apa-apa untuk ia banggakan?


Kita dilahir dengan karakteristik masing-masing, kepribadian masing-masing dan semua itu berbeda, tentu ada hal yang membuat kita layak untuk berdiri dikomunitas, pohon yang hanya diam berdiri diperlukan untuk bernafas, Batu yang beronggok ditepi pantai dibutuhkan untuk mencegah erosi, lalu mengapa kita sebagai benda yang bergerak, bahkan hidup tak dapat menentukan peran dalam hidup kita? 


Eksistensi diri tak perlu berlebihan atau ditonjolkan kalau kita memiliki kelebihan dan jangan pula dipaksakan untuk eksis hanya untuk diakui, hal itu hanya membuat stress.

Tentu semua manusia memiliki Hobi, baik itu yang bermanfaat atau tidak, yang hanya untuk senang atau sekalian pekerjaan, semuanya pasti memiliki hobi. Seperti Adi si pemain futsal, dia hobinya futsal, Dita si Penyanyi, hobi dia menyanyi, atau  Bobby si Pendengkur, hobinya tidur. Melalui hobi kita dapat menunjukan eksistensi diri kita, lakukan segala hobi yang disukai, usahakan hobi itu bermanfaat dan positif. Jangan seperti Ujang yang hobinya koleksi video lendir, atau Tarek yang hobinya Tawuran. Citra diri yang dibangun dari hobi akan melekat hingga dewasa.

Kalau begitu bagaimana bila orang-orang menyadari eksistensi diri kita melalu penampilan fisik? hal ini yang perlu diluruskan, sebab penampilan fisik bukan kekuasaan kita yang mengatur seperti apa bentuk wajah, hidung, alis, tubuh, dan sebagainya, itu semua diatur oleh yang maha kuasa, syukuri pemberiannya bila ada yang memanggil hal itu sebagai keburukan, jangan berkecil hati doakan dia semoga dibukakan pintu hatinya.

Semua kemungkinan untuk diaakuinya keberadaan adalah hal yang baik selama itu dilakukan dengan cara yang baik pula. Jangan mencari eksistensi dengan cara yang tidak sehat sekalipun itu berhasil, citra yang dibangun akan buruk akhirnya.

Untuk itu kita perlu arahkan diri, tentukan tujuan, untuk melangkah kedepan. Jangan berorientasi terhadap materi, dan jangan sekedar menjadi pribadi yang berbeda, tambahkan kualitas dalam perbedaan itu.

Oh iya ada info nih, untuk bulan depan (mungkin) bakalan ada cerita romansa remaja yang sedang ku garap, ya walaupun aku bukan remaja lagi tapi setidaknyakan pernah mengalami bagaimana menjadi seorang remaja yang sedang dilanda suka dalam cinta.

*image source : pixabay
Read more

Grojogan Sewu Indah namun tak Asri

Siapasih yang tak ingin traveling lihat spot wisata air terjun indah yang satu ini? Grojogan Sewu, air terjun dengan anak tangga kurang lebih 1250 buah untuk mencapainya, tapi jumlah itu tak membuat wisatawan putus asa untuk mencapai keindahan air terjun ini.

Pemandangan ini ku nikmati di pertengahan tahun disela libur lomba tingkat nasional, sejujurnya masih belum puas sebab, kala itu hujan mulai turun jadi volume air semakin meningkat kami pun harus angkat kaki dari situ agar tidak bahaya.


Pemandangan yang aku nikmatipun terasa sedikit hambar dan aku pun merasa perjalanan yang ditempuh untuk mendaki jalan setapak itu yang katanya 1250 biji anak tangga kurang terbayar, padahal testimonial dari orang-orang air terjun ini indah.

apa karena aku kurang wisata atau karena aku kurang bersyukur ? apalah itu aku ga tau kenapa, yang jelas ini kurang berkesan.

Grojogan Sewu ini menjadi air terjun pertama yang melekat dipikiran ku, sebab baru kali itu aku melihat langsung bagaimana air terjun itu. Hidup didaerah yang minim pegunungan dengan perbukitan yang bahkan sudah dikeruk membuat aku terisolasi akan hal beginian. 

Hal yang berbeda kala aku menapakkan kaki digerbang masuk tempat wisata Grojogan Sewu ini adalah udaranya, udara yang kurasakan dikota 180° berbeda dengan alam terbuka yang dikelilingi vegetasi hijau ini. Setiap tarikan nafas ku, ku iringi dengan rasa syukur karena masih dapat menghirup udara lembab nan segar yang kecil kemungkinan ku dapatkan diperkotaan, apalagi saat itu jam 10 pagi. 

Setiap langkah ku dijalan setapak yang disediakan, terbesit rasa kecewa setelah melihat lingkungan disekitarnya.

Bungkusan makanan, permen, kantong kresek, bahkan sendal jepit yang ditinggal pasangannya pun berserakan. Dari awal perjalanan setiap belokan selalu ada barang buangan manusia tak bertanggung jawab, bukan kotoran tapi sisa konsumsi yang sengaja di campakkan.

Harus aku limpahkan kesiapa kekecewaan ini, pengurus? mereka pun terlihat seakan jarang meninjau tempat yang diurusnya, pembiaran pun kerap dilakukan, ataukah aku menyalahkan pengunjung? banyak juga pengunjung dengan pemikiran "lah gue bayar, ya terserah gue dong" atau "yaelah dikit doang, banyak bener cincong lu", banyak juga diantara mereka yang tak punya rasa memiliki, rasa tanggung jawab, rasa cinta alam dijiwanya. Rasa memiliki, tanggung jawab, cinta alam tak harus ditunjukkan dengan menjadi pengurus, cukup simpel saja, JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN.

Kalau saja binatang itu bisa melawan, mereka akan datang kerumah kita dengan membawa kotoran yang mereka miliki lalu membuangnya tepat dilingkungan rumah kita, apakah yang kita rasakan saat itu? 

Bukan tak ada yang dapat disalahkan, tapi bagaimana membuat mereka bersalah? memupuk rasa bersalah dalam diri, menumbuhkan rasa cinta alam dalam diri harusnya ditumbuhkan sejak masih usia belia, bukan saat berbuat kesalahan. 

Melewati jalan yang sama seperti saat pergi, kembali aku ke kendaraan hanya dengan senang karena dapat menghirup udara yang segar, bukan senang karena air terjun. Sungguh realitas yang diluar ekspektasi, Kecewa diatas Harapan.

Semoga tulisan ini menjadikan aku dan pembaca agar lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan, dan tetap menerapkan kode etik ini.

 " Take nothing but Picture, Leave nothing but Footprint, Kill nothing but Time"
Read more

Gua Masuk Kampus

"Wah!", itu doang kata yang bisa gua ucapkan setelah dua setengah tahun  SMK, ya kenapa gua bilang 2 setengah tahun? karena memang segitu lama belajar di sekolah menengah atas atau sederajat pada umumnya. Ga percaya? coba aja hitung, ya kira kira segitu deh.

Bulan April kami UN dengan berbagai problematika mulai dari rusaknya server, pengulangan soal listening yang cuma dua kali, soal yang belum dipelajari sebelumnya, sampai menggambar skema sebuah drama iklan sikat gigi yang erotis.

Buat informasi kami UN pakai komputer, so kami ga perlu bawa kertas, papan ujian, pensil dan sebangsanya, yang kami perlu cuma bawa badan yang cukup wangi dan beberapa ilmu yang ga semuanya kami ingat sekarang.

pemanis postingan
comot dari google.com

Kelar UN semuanya sudah kelar gitu?

Ya iyalah dah kelar, secara gua dah daftar universitas sebelum UN, jadi bisnis gue untuk ngurus masa depan sudah kelar.

Dengan kelarnya urusan gua buat ngurus kuliah, gua akhirnya melalui liburan paling nikmat sekaligus menyiksaー libur setelah UN. Disini lu bakal berada diposisi paling kere, kenapa kere? sebab perputaran ekonomi seorang siswa hanya berasal dari pemasukan keluarga, jadi setelah lu kelar sekolah, ya uang jajan lu dipotong, nasib baik bukan otong yang dipotong. Orangtua gua sih bukan jetset ya perlakuan seperti ini memang diperlukan.

Tiga bulan yang membosankan terlewati dan sebuah "Wah!" lagi muncul saat gua masuk kampus, kenapa? kali ini "Wah!" -nya itu ga seheboh yang kalian pikirkan, itu cuma "wah" biasa doang yang gua beri tanda seru ! biar makin heboh, taulah kalian gimana gimmick itu, paham paham aja lah.

Supaya kalian tau, ada ritual yang biasa gua jalani ditempat baru yang gua kunjungi, ga tau kenapa hal ini terjadi terus menerus dengan hasil sama, yaitu boker ditempat baru, kalian tau boker? buat kalian yang lemah sebutnya BAB karena gua orang kuat jadi sebutnya boker. Nah dalam ritual boker pasti bakal ada insting gua bakal balik lagi ketempat ini atau tidak, ga tau kenapa persepsi sekilas itu muncul.

Dan akhirnya gua kembali lagi di kampus yang pernah gua isi septic tanknya untuk mengisi lagi di empat tahun kedepan.

Sebelum 'ngampus' kalian pasti tau apa ritual yang paling citen setiap semester ganjil awal perkuliahan? Ospek.

Nah ospek yang gua alami ini mungkin sama dengan universitas lainnya, yang mewajibkan untuk pakai baju part time atau cari kerja, alias baju putih celana hitam sakral.

Dengan pakaian part time itu kami 'ngampus' untuk orientasi selama semiganggu dah gua ga ngerasa ada yang wah selama ospek itu berlangsung, ya setidaknya ada kating-kating cantik yang memberi kenyamanan dipadang kebosanan. 

Rada kasihan juga sih liat panpel teriak-teriak buat rapikan barisan maba tersayangnya, mau gimana lagi yekan? udah kewajiban.

gua ngomongin kating, panpel, maba, lu tau ga artinya? engga? makanya kuliah.




Read more

Pengalaman Donor Darah

Waahhh.. 
Hampir sebulan belum ada saya sentuh blog ini. Sebukan saya tinggal cukup banyak debu-debu berterbangan dimana-mana, sarang laba-laba pun ada haha.

Dipenghujung bulan ini, setelah sebulan memikirkan konten apa yang akan saya tulis dihalaman blog untuk postingan terbaru saya, akhirnya inilah yang akan saya tuangkan.

Kali ini saya akan berdongeng dengan tulisan tentang bagaimana Pengalaman Donor Darah yang saya lakukan dibulan ini.
Untuk kita ketahui donor darah adalah kegiatan sukarela yang bertujuan untuk transfusi darah untuk orang lain.
Pengalaman Donor Darah
Pengalaman Donor Darah

Sebelum saya donor darah ada beberapa hal yang dilakukan oleh petugas untuk saya,

Pertama Isi soal ulangan, eh kuisioner mengenai riwayat penyakit yang saya alami, kebetulan kuisioner ini ga ada remedialnya, eh kebetulan kuisioner ini ga ada ditemukan penyakit yang saya alami dan alhamdulillah belum ada penyakit berat yg tertera di kertas ujian itu, eh di kuisioner yg saya isi.

Kedua mengantri, mengantri berarti menunggu, nasib baik hal yang saya tunggu ini jelas ketimbang saya menunggu respon gebetan yang ga pasti hahaha, emang lu punya? ya kagak lah.

Ketiga giliran pun tiba, sebenarnya dikertas ulangan yang saya isi tadi, eh kuisioner yang saya isi tadi ada nomer antrianya, selama ngantri saya plesiran, ya lagian memang antriannya ga sesuai nomer sih, ya saya juga kurang mempermasalahkan hal itu soalnya acara ini kan sukarela berarti pesertanya sudah bersedia apapun yang terjadi selama donor darah berlangsung. Balik lagi saya duduk dikursi wawancara, ya saya kurang tau bagian apa itu yang jelas dikursi itu saya diwawancara guna memastikan sesuaikah data yang saya isi dan ada beberapa pertanyaan lainnya, seperti apakah saya minum obat kemarin malam, ada penyakit akhir akhir ini, dan juga sudah pernah sebelumnya donor ya kira-kira begitulah, kelar diwawancarai saya bergeser ke kursi sebelah, untuk check golongan darah saya, karena saya ga yakin dengan golongan darah saya, dan juga demi keselamatan si calon penerima donor lebih baik saya melakukan periksa.

Ibu saya mengatakan bila ada form golongan darah isi dengan darah O sebab ia golongan darah O, ya saya percaya percaya aja dong, toh ibu saya sendiri. Nah hasil periksa golongan darah saya cukup mengejutkan, setelah dilakukan pengujian golongan darah, Golongan darah saya adalah B, wah apa apaan ini pikir saya, kalau pun benar itu B, nasib baik saya belum ada donor darah sebelumnya bila ada sudah tak tau bagaimana nasib penerima donor yg mengunakan darah saya, yang harusnya ia dapat O malah dapat B yang tentu akan mengancam kesehatan si penerima donor.

Keempat darah saya disedot, Masih dalam keadaan syok kecil setelah mengetahui golongan darah saya, saya mulai beranjak dari kursi dan berbaring ke tandu stretcher, buat yang ga tau itu apa bisa di search google. Berbaring saya di tandu itu, dan saya pun terheran, orang yang mengurusi atau menangani untuk transfusi darah semestinya berasal dari dunia kesehatan, nah yang saya herankan kenapa dokter yang akan melakukan transfer darah itu obesitas, secara dunia kedokteran, obesitas termasuk dari bagian dari hidup tak sehat jadi tak sesuai dengan kodratnya dong, seorang dokter yang menyembuhkan kesehatan orang lain tak peduli dengan kesehatannya, sungguh ironi pikir saya. Hal ini pun terjadi dengan seorang mentri kesehatan Belgia, Maggie de Block, dengan jabatan "Menteri Kesehatan" ia tak mencerminkan pribadi yang shat, buat yang penasaran bisa search di google.

Kembali di pembaringan tenda, saya berbaring dan dokter itu mengukur tekanan darah saya kembali, lengan saya diberi antiseptik, dan dokter itupun menyiapkan jarum yang akan menerobos di kulit saya. Sekitar 2-3 menit dokter itu selesai preparasi untuk peralatan transfusi, ia menyuruh saya untuk menarik nafas dalam. Harusnya setelah ia menyuruh saya menarik nafas baru ia dicocok jarum segede sedotan aq*a gelas, tapi ini tidak setelah ia beri instruksi tarik nafas dalam saya baru akan mulai menarik nafas sudah dicucuk kan jarum itu, perih cok. susah gambarin gimana rasanya.

sekitar 3-5 menitan darah saya disedot, ga berasa apa apa kalau darah itu ubah haluan ke kantong darah, ya ga ada lah kampret, namanya darah ga ada syaraf lah. Penuh kantong darah itu di jepit nya saluran selang ke kantong dari lengan saya dan diputusnya, "lah ini sirkulasi darah ku nyumbat cok" pikir saya. Dipukul-pukul kantong darah itu di elus-elus, sedikit di kocok, eh malah diiket, dah mau keluar malah diiket kan kentang, trus disimpen di kontainer dingin.

Habis cucuk pasti dilepasin dong, kejadian ini terulang lagi, dokter itu kasih instruksi untuk ambil nafas dalam, saya baru mulai mau ambil dah dicabut jarum kampret itu, perih gila belum siap dah dicabut itu kaya lu blum kelar ulangan tapi kertasnya ditarik pengawas. pas di cabut itu "Eeeehhh kampret, sabar dulu napa" pikir saya, memang metode pengurangan rasa sakit memang menarik nafas, ya ga secepet itu juga dicabut cok.

Kelar donor dikasih selotip lubang jarum tadi, dan yang paling saya tunggu pokari gratis wahahahaha. Ga deh tujuan saya murni untuk donor bukan untuk pokari. Umumnya habis donor selalu ada makanan dan suplemen untuk tambah darah yang diberikan, isinya kebayangkan apa, ya nasi padang lah.

Setelah donor dapat teh manis hangat, dapet kartu PMI. Dikartu itu ada keterangan donor 10x, 50x, dst dapat penghargaan dari PMI, saya ga tau berupa apa penghargaan itu mungkin lebih baik saya akan coba cari tahu sendiri, dan kedepannya bakal saya update bagaimana pengalaman donor darah selanjutnya.

Harapan saya, Semoga Penerima Donor yang memerlukan transfusi darah dari darah yang saya donorkan dan peserta lainnya dapat terselamatkan dan sehat selalu, aamiin. 
Read more

Harusnya Aku Tak Melakukan Itu

Tangis bayi dalam dekap ku, Mengisi hari - hari senja ku.Tangan mungil cengkram jariku, Mata tertutup dengan nafas teratur.

Nak, jadilah orang yang berguna dewasa kelak, kataku.

Ingin sekali aku melakukan hal itu, Meniupkan kalimat doa di telinga cucuku
Mendengar gelak tawanya, tangisnya, dengan sepasang daun telinga keriput ku


Harusnya Aku tak Melakukan itu, sesalku.

Ingin rasanya bertemu menantuku, bersenda gurau dengan anggota keluarga baru ku
Ingin rasanya aku melakukan hal itu, serupa dengan tetangga ku lakukan

Namun angan sekedar angan, Harusnya Aku tak Melakukan itu.

"Selamat, Kamu berhasil", 

Sempat terlintas untuk mengucapkan itu dihari bahagiamu, dihari wisudamu.
bayangan dengan coretan baju di hari kelulusanmu, bayangan dengan setelan toga dihari wisudamu, bayangan dengan setelan jas di hari pernikahanmu.
Selalu menghantui benak ku, mengiris hati ini, lebih dalam lebih sakit daripada sayatan pisau dinadiku.

Pertengkaran kita kala itu, menghantui jiwa ku kala ku mendengar nama mu, melihat kamar mu, melihat baju kesayanganmu, melihat mainan kecil tercintamu.
Harapku saat itu engkau tetap dirumah, bukan berpaling dengan kuda besi yang kau cinta, hadiah ulang tahun yang kau sayang, malah itu yang merenggut jiwa dari raga mu.

Harusnya Aku tak Melakukan itu, sesalku.

Nak, dapatkah aku memutar waktu. 
Ingin ku, kita kembali duduk kita dengan sanak keluarga, bersantap bersama. Namun yang ku dapat hanya kau yang terbaring di hadapan keluarga kita. 
Sekelilingmu menyampaikan do'a, semoga engkau tenang disana.

Read more