Posts

Harusnya Aku Tak Melakukan Itu

Image
Tangis bayi dalam dekap ku, Mengisi hari - hari senja ku.Tangan mungil cengkram jariku, Mata tertutup dengan nafas teratur.
Nak, jadilah orang yang berguna dewasa kelak, kataku.
Ingin sekali aku melakukan hal itu, Meniupkan kalimat doa di telinga cucuku Mendengar gelak tawanya, tangisnya, dengan sepasang daun telinga keriput ku

Harusnya Aku tak Melakukan itu, sesalku.
Ingin rasanya bertemu menantuku, bersenda gurau dengan anggota keluarga baru ku Ingin rasanya aku melakukan hal itu, serupa dengan tetangga ku lakukan
Namun angan sekedar angan, Harusnya Aku tak Melakukan itu.
"Selamat, Kamu berhasil", 
Sempat terlintas untuk mengucapkan itu dihari bahagiamu, dihari wisudamu. bayangan dengan coretan baju di hari kelulusanmu, bayangan dengan setelan toga dihari wisudamu, bayangan dengan setelan jas di hari pernikahanmu. Selalu menghantui benak ku, mengiris hati ini, lebih dalam lebih sakit daripada sayatan pisau dinadiku.
Pertengkaran kita kala itu, menghantui jiwa ku kala ku m…

Hampa

Image
Gontai ku melangkah, dalam sedih ku berjalan. Angan menyapa hanya sekedar angan belaka yang memaksa tuk bersua.
Bukan maksud untuk menakuti, atau untuk menghantui. Rasa penasaran menuntunku tuk lewati jalan yang kau lalui. 

Dada berdebar disetiap langkah kala ku lewati jalan yang serupa. Untung, aku bukan pemaksa.
Mata bersua tanpa senyum merekah, sungguh rasa nista untuk lakukan sapa. Dalam diam ku bertanya, engkau siapa.
Canda tawa bocah kecil yang kau bawa, semakin menghantui ku untuk ikut bercengkrama, bukan maksud tak sopan mungkin saja bisa berkesan.
Tak dapat ku memberi senyum tuk tatapan kedua, aku malu tuk begitu.
Ingin rasanya jalan mendekat tuk menyapa, atau bertukar kabar, tapi apa daya kita tak saling mengenal. 
Sungguh bagaimana cara yang baik untuk bersua? bertukar kata, saling menyapa. 
Sempat ku berpikir, tuk berlalu begitu saja tapi apa daya kita berjumpa diperhentian yang sama.
Ingin ku bertanya namamu langsung, namun sayang, bibirku beku kakiku mematung waktu pun …

Kubangan Solidaritas

Image
Siang kelar hujan deras reda, kami dapat perintah buat tutup mata kami, dalam kondisi mager dan perut kenyang, soalnya selama hujan kami makan siang. gua tak tau jam berapa, sebab semua aksesoris mesti dilepas baik itu kalung, cincin, HP, jam tangan, jam weaker, gelas akua mesti dicopot. Tapi satu yang jelas,  itu siang, wong panas banget.
Dipikiran gua sih siang-siang gini, abis makan, disuruh tutup mata, nikmat banget nih kalau tidur. Kelar pakai tutup mata kami disuruh bikin formasi layaknya ular sesuai regu kami, lalu duduk. dengan kondisi duduk begini lalu disapa dengan angin pantai yang berembus sejuk. Gua ketiduran.

Ga lama gua tidur, gua ngerasa ada tangan yang narik gua buat bangun. gua bangun trus digiring kearah yang ntah gua ga tau kemana, yang jelas kami masih dipantai. Dengan tangan ditarik dan bahu pegang ular gua, pegel gila.   Kami digiring kearah yang tak jelas, gua ngerasa masih muter muter ditempat gua tidur tadi. Kelar muter muter kami turun ke pantai, gua tau it…

Pantaskah Kita Marah dengan Terbaliknya Bendera ?

Image
Asean Games 2017 baru aja kelar, tentu kita sebagai orang Indonesia ada beberapa hal buruk yang nyangkut dibenak kita tentang Acara ini, Mulai dari kecurangan wasit, Supir bus yang nyolong, Makanan atlet yang habis, sampai yang paling bikin emosi orang indonesia yaitu Bendera Terbalik.

Aku setuju dengan statement yang dibilang pak Mahfud MD, beliau bilang :


"Terus terang kita merasa marah dan sangat tersinggung dengan yang terjadi di Malaysia itu. Masa Malaysia bisa begitu cerobohnya membuat gambar bendera Indonesia terbalik."  dan "Kalau pun dianggap ketidaksengajaan itu merupakan tindakan yang sama sekali tidak profesional di dalam melaksanakan tugas."  lalu "Saya kira pantas banyak rakyat yang marah, saya sebagai warga negara juga protes keras karena itu bukan hal yang bisa dibuat lucu-lucuan karena itu simbol negara."
Gimana setuju ga? tentu kalian setuju dengan pernyataan beliau, dan dengan pernyataan ini kalian pasti semangat buat "Ganyang Malays…

Generasi Karet Generasi Nunduk

Image
"Bro ngumpul yok!" atau "Coy, Kapan reunian nih!" kedengaran excited memang saat ada kawan yang ngajak buat ngumpul bareng atau hangout buat temu kangen atau sekedar ngobrol untuk 'time killing'.
Pas gua dapat ajakan untuk ngumpul begini, gua termasuk orang yang excited dengarnya, paling semangat dan paling ga sabaran untuk acara itu mulai. Soalnya bakal ketemu sama orang yang udah cukup lama ga jumpa atau buat sekedar 'killing time'.
Dengan segala hal telah diatur sedemikian rupa supaya semuanya bisa ngumpul bareng, pasti ada aja orang yang ga bisa datang. Buat gua sih, bagus memang kalian kerja atau ada kesibukan yang penting, tapi inget, apa salahnya sih buat luangkan waktu untuk bercengkrama dengan sobat di SMA atau tingkat pendidikan lainnya?  ga rugi kok hitung-hitung refreshing, mungkin siapa tau mereka bisa bantu kesulitan lu. Dengan lu datang gitu aja, lu udah bantu mereka hilangin rasa kangen ke sohib-sohibnya dulu. Ya kalau lu ga bisa ka…

Oy Botak, Minggir!

Image
Hari berlangsung cukup normal, ya setidaknya untuk saat ini. soalnya baru beberapa hari ngampus, so belum banyak kesibukan bermunculan.
Seminggu ngampus tentu gua sudah ketemu seluruh dosen yang akan mengajar untuk satu semester kedepan.
Berbagai macam tipe dosen yang kami temui setelah seminggu belakangan ini, mulai dari yang ngomongnya buat dia dan barisan duduk depan,  yang demen kami bikin suasana kuburan, yang senang hiburan, yang senyum manis tapi serem, beragam deh.

Seperti biasa setiap pengajar menjelaskan tentu ada momen sang pengajar nulis di papan tulis. Dengan kondisi gua duduk yang di rada belakang-efek telat datang bentar-jadi rada ga keliatan pengajar itu nulis apa. 
Dengan kepala belok kesana kemari layaknya mengelak lintasan peluru perang dunia dua. guapun ngomong ke orang depan supaya rada minggir. Gua salin tulisannya, Gua salin semampu gua, tapi yang gua heran kemana barang yang gua salin itu sekarang.
Alhasil gua pun terhalang dengan kilauan cahaya dewa dari kepa…

Gua Masuk Kampus

Image
"Wah!", itu doang kata yang bisa gua ucapkan setelah dua setengah tahun  SMK, ya kenapa gua bilang 2 setengah tahun? karena memang segitu lama belajar di sekolah menengah atas atau sederajat pada umumnya. Ga percaya? coba aja hitung, ya kira kira segitu deh.
Bulan April kami UN dengan berbagai problematika mulai dari rusaknya server, pengulangan soal listening yang cuma dua kali, soal yang belum dipelajari sebelumnya, sampai menggambar skema sebuah drama iklan sikat gigi yang erotis.
Buat informasi kami UN pakai komputer, so kami ga perlu bawa kertas, papan ujian, pensil dan sebangsanya, yang kami perlu cuma bawa badan yang cukup wangi dan beberapa ilmu yang ga semuanya kami ingat sekarang.


Kelar UN semuanya sudah kelar gitu?
Ya iyalah dah kelar, secara gua dah daftar universitas sebelum UN, jadi bisnis gue untuk ngurus masa depan sudah kelar.
Dengan kelarnya urusan gua buat ngurus kuliah, gua akhirnya melalui liburan paling nikmat sekaligus menyiksaćƒ¼ libur setelah UN. Disi…